5 Faktor Banyaknya Pengangguran

by:

Uncategorized

faktor banyaknya pengangguran

faktor banyaknya pengangguran

Menurut pokermania88 Indonesia, termasuk di antara negara dengan populasi yang besar di dunia. Populasi yang besar ini seharunya dominan pada ketersediaan SDM yangdapat berkontribuso memajukan perekenomian negara ini. Tapi nyatanya pengangguran dimana-mana, menggali pekerjaan sulitnya mohon ampun, ibaratkan menggali koin di lautan lepas.

Faktor apa saja ya yang menciptakan banyaknya SDM di Indonesia susah mendapat pekerjaan? Berikut mungkin sejumlah faktor penyebab banyaknya pengangguran di Indonesia.

1. Masih menggunakan teknik kuno
“Kenapa sih sulit banget cari kerja, telah kesana-sini atau istilahnya ngebolang dari satu lokasi ke lokasi lain tetep aja nggak bisa lowongan, sekalinya ada justeru gagal tes”. Nah teknik seperti berikut yang telah kuno, kalo anda tetap menggunakan teknik ini yang adamelulu dapat lelah, fulus habis bikin bensin atau naik angkutan umum, cari kerja jadi malas. Ingat, zaman telah canggih, dari pada menguras uang bikin beli bensin atau naik angkutan umum, mending beli kuota bikin cari kegiatan di internet. Ada dua metode teknik mencari kegiatan di internet.

Pertama, manfaatkan website web penyedia info lowongan pekerjaan
Sekarang sudah tidak sedikit situs web penyedia info lowongan kegiatan di indonesia. Tapi tetap saja ya anda harus berhati-hati dengan situs-situs lowongan kerja tidak boleh sampai anda malah tersandung lowongan kerja fiktif atau penipuan. Jika anda sudah meregistrasi di sekian banyak situs info lowongan kegiatan seperti Jobstreey, Loker id, Jobs ID, atau Jobs DB kamu pun tetap haru jeli. Jika mendapat panggilan interview di sebuah perusahaan, periksa dulu data-data perusahaan di Google pastikan perusahannya benar ada.

Kedua, manfaatkan media sosial
Sosial media sudah semakin banyak di masyarakat. Tapi saya malah miris,sebab media sosial cuma dipakai untuk style dan gaya hidup saja untuk kebanyakan orang, sebenarnya jika dipakai dengan benar. Manfaat yang didapatpun sangat tidak sedikit ketika kita memakai sosial media. Contohnya saja kita dapat mencari lowongan kegiatan di media sosial,andai kalian memakai instagram jajaki deh follow akun-akun info loker,andai kalian memakai facebook jajaki gabung ke grup-grup tentang lowongan pekerjaan, kini sudah tidak sedikit sekali, dan seringkali info pekerjaan diberikan langsung oleh sesama pencari kerja, jadi dapat ngobrol-ngobrol pun dengan sesama pencari kerja

2. Gaji, uang, kesenangan
Dalam pekerjaan, gaji sama saja dengan uang, seluruh orang tentu bekerjaguna mendapatkan uang, tapi duit juga dapat menghambat seseorang guna mendapat pekerjaan. Contohnya tidak sedikit sekali orang yang ditawarkankegiatan dengan kriteria yang gampang tapi gajinya kecil dankesudahannya menolak.

Mengapa demikian? Karena tidak sedikit yang berfikir bila kesenangandapat didapat andai kita punya uang, sebenarnya tidak, andai yanganda pikirkan melulu uang yang terdapat bukannya kesukaan yang didapat, tapi justeru sengsara. Ingat, rezeki tersebut sudah terdapat yang mengatur, seringkali pekerjaan dengan gaji yang relatif kecil tidak seberat bekerja di pabrik, ambil sisi positifnya.

Kadang kala tidak masalah menemukan gaji kecil tapi kegiatan tidak monoton daripada gaji besar namun tenaga terkuras masing-masing hari. Dan bagusnya kegiatan yang anda jalani terkesan lebih santai dan dapat dimanfaatkan guna belajar, browsing menggali informasi, ataupun yang lainnya. Gaji yang relatif kecil andai kalian bersyukur tentu akan mendapat kebahagiaan.

3. Tidak berani mencoba
Ini adalahpenyakit masyarakat Indonesia, dalil utamanya ialah takut gagal. Ini sama saja dengan menyerah sebelum berperang. Alasan lainnyaialah banyak yang mengukur keterampilan diri sendiri, memang sih mengukur keterampilan diri sendiri tersebut bagus namun apa salahnya sih mencoba. Jika tidak diusahakan apa kita dapat tau hasilnya? Jelas tidak.

Coba kalian pikir lagi, ilmu apa saja sih yang kalian bisa dari mencoba? Kita dapat karena mencoba, dengan mencoba-coba yang tadinya anda tidak tau menjadi tahu. Contohnya Bob Sadino, dia tidak peduli dengan risiko yang dia hadapi, tidak perlu tidak sedikit planning bila akhirnya tidak berani mencoba, toh kesudahannya beliau berhasil kan?

4. Nepotisme
Lagi-lagi soal uang, tidak sedikit orang yang memanfaatkan situasi untukmenemukan uang. Contohnya saja di mini market yang ada artikel parkircuma-cuma ada saja tukang parkirnya yang menagih duit parkir. Contoh lainnya ialah ketika hendak membuat SIM, tidak sedikit sekali oknum yang menawarkan jasa menciptakan SIM dengan harga tinggi tanpa tes dan langsung jadi. Bahkan guna mendapatkan kegiatan sekalipun tidak sedikit juga semua oknum yang menawarkan kegiatan dengan kriteria membayarsejumlah juta untuk mereka.

Perlu diingat, andai kita masih membiasakan nepotisme negara ini tidakbakal maju, tidak terdapat lagi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jika anda menggunakan teknik yang tidak benar, dana yang didapat tidak bakal menjadi berkah. Cobalah cari kegiatan atau apapuntersebut dengan teknik yang benar, percaya saja andai kita menggunakanteknik yang benar maka anda akan puas dengan hasil yang anda dapat.

5. Pola pikir
Setiap pribadi mempunyai pola pikir yang berbeda-beda, namun caraberanggapan masyarakat Indonesia tersebut sangat gampang dipengaruhi. Pola pikir paling erat kaitannya dengan sejumlah poin di atas. Contohnya saja tidak sedikit sekali orang yang terpedaya dengan banyaknya lowongan penipuan, alhasil mereka terpedaya dan rugi secara materi, benak maupun tenaga.

Padahal bila hendak mengecek sebuah lowongan pekerjaan tersebut sangat mudah, bermukim search di Google nama perusahaannya. Ataupun kalian bisa bertanya di forum atau grup mengenai lowongan pekerjaan, tentu kalianbakal tau lowongan itu penipuan atau bukan. Tapi pun orang yangberanggapan salah, tidak sedikit yang beranggapan dengan duit kitadapat mendapatkan pekerjaan. Cara beranggapan seperti berikut yangmenciptakan banyaknya orang terpedaya dengan modus lowongan pekerjaan.

Buat anda yang masih belum menemukan pekerjaan tidak boleh mudah menyerah terus berjuang dan berdoa. Jika anda hanya bercita-cita saja tentu anda tidak akan mendapat apa-apa. Alangkah baiknya kitameningkatkan kualitas diri kita supaya menjadi orang yang lebih baik dan lebih berguna untuk orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *